Pisang, Si Kuning Yang Kaya Manfaat

pisangBuah yang satu ini, tentu sudah tak asing lagi di telinga kita. Di pasar, supermarket, warung bahkan di rumah-rumah akan dapat dengan mudah kita jumpai buah pisang. Rasanya yang manis, aromanya yang khas dan cukup “menggoda”, teksturnya yang lembut, warnanya yang kuning indah serta yang tak kalah pentingnya, harga yang “merakyat”, membuat buah pisang disukai oleh siapa saja, tua maupun muda, laki-laki maupun wanita. Selain itu, hampir semua bagian dari pohon pisang pun bisa dimanfaatkan. Mulai dari daunnya yang bisa digunakan untuk membungkus makanan, batang pohon (gedebog) dan pelepahnya untuk aneka kerajinan hingga bonggol akarnya pun bisa dibuat makanan semacam keripik.

Pisang, salah satu buah yang telah disebutkan oleh Allah Ta’ala dalam al-Quran (QS. Al-Waqi’ah: 27-29) dengan istilah ath-Thal-hu merupakan makanan yang penting bagi tubuh karena di dalamnya mengandung unsur karbohidrat yang dapat memberi energi dan kehangatan bagi tubuh. Para ahli telah menyarankan untuk tidak memakan pisang yang masih mentah karena karbohidrat pisang mentah mengandung amilum (tepung), selain sulit untuk dicerna dan tidak manis. Sementara dalam pisang matang, amilum ini telah berubah menjadi zat gula yang mudah dicerna oleh tubuh dan enak rasanya.

Kandungan gizi yang terdapat dalam setiap 100 gr pisang matang antara lain: air (73,5 gr), lemak (4 gr), protein (1,3 gr), karbohidrat (24 gr), serat (0,5 gr), vitamin A (430 si), vitamin B1 (0,09 mg), vitamin B2 (0,06 mg), vitamin C (10 mg), asam nikotenat (0,6 mg), asam pantotenat (0,2 mg), asam sitrar (150 mg), potasium (420 mg), kalsium (8 mg), mangganiz 31 mg), magnesium (0,64 mg), besi (0,6 mg) dan fosfor (28 mg). Dengan demikian, setiap 100 gr dari pisang mengandung 88 kalori.

Orang-orang Cina sejak ribuan tahun yang lalu telah menggunakan akar pisang sebagai obat untuk penyakit kuning, sakit kepala dan penyakit campak. Penemuan modern menegaskan bahwa pisang dapat menyembuhkan penyakit diare dan sebagian penyakit yang mengganggu fungsi pencernaan karena lembut, anti asam, mudah dicerna dan sangat mungkin untuk dikonsumsi oleh orang yang sakit atau orang yang terluka dan bernanah.

Keunggulan pisang adalah ketika ia banyak mengandung vitamin A, B dan C, dapat meringankan tekanan darah tinggi sebagai pengganti potasium. Sebutir pisang tiap hari penting sekali bagi anak kecil karena dalam pisang banyak mengandung vitamin C, niasin, reboflafin dan siamin. Pisang tidak banyak mengandung sodium dan bebas kolesterol, tapi banyak mengandung gula alami yang bisa mencapai 50%. Pisang tidak menyebabkan kegemukan -sebagaimana anggapan yang beredar- karena pisang yang panjangnya mencapai 15 cm hanya mengandung 85 kalori saja, dengan begitu tidak lebih dari kandungan yang ada pada jeruk nipis dan apel.

Seiring perjalanan waktu, ditemukan beberapa manfaat lain dari pisang. Di Filipina, pisang dicampur dengan kelapa yang disebut “Bangkun” yang ternyata dapat menyelesaikan masalah kekurangan gizi. Satu kabar gembira lagi bagi para penggemar pisang, di dunia ini tidak akan sampai menjadi kekurangan pisang.

Referensi: Pola Makan Rasulullah, Makanan Sehat Berkualitas Menurut al-Quran dan as-Sunnah, Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad as-Sayyid, hal. 181-184, Penerbit Almahira.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s