Contoh Manajemen Krisis dan Peran Pemimpin di Dalamnya

Image

Berikut satu kisah yang sangat menarik (dan jarang sekali diungkap) tentang bagaimana peran sang khalifah, Umar Radhiyallahu ‘anhu dalam manajemen krisis ketika terjadi peristiwa bencana paceklik Tahun Ramadah. Kisah-kisah lainnya juga sangat sayang kalau dilewatkan begitu saja….

Ibnu Sa’ad meriwayatkan dari Aslam dari ayahnya, bahwa dia berkata, “Ketika tahun Ramadah, bangsa Arab dari segala penjuru dating ke Madinah, dan Umar memerintahkan beberapa orang yang bertugas mengurusi para pengungsi dan membagikan makan dan lauk kepada mereka, yaitu Yazid bin Namir, Miswar bin Makhramah, Abdurrahman bin Abdul Qari, dan Abdullah bin Utbah bin Mas’ud. Di mana mereka ketika sore berkumpul di sisi Umar, lalu memberitahunya segala sesuatu yang telah mereka kerjakan. Dan seorang di antara mereka tinggal di wilayah Madinah, dan orang-orang Arab badui bertempat di Tsaniyah atas sampai Ratij, sampai Bani Haritsah, Abdul Asyhal, Baqi’, dan sampai Bani Quraizhah, dan di antara mereka terdapat kelompok di perkampungan Bani Salamah, dan mereka mengelilingi Madinah.

Maka aku mendengar Umar Radhiyallahu ‘anhu berkata pada suatu malam, dan manusia telah makan malam di sisinya, “Hitunglah orang-orang yang makan di sisi kami.” Maka mereka menghitung dari depan, dan ternyata jumlah mereka tujuh ribu. Lalu beliau berkata, “Hitunglah keluarga yang tidak dating, orang-orang yang sakit, dan anak-anak!” Maka setelah dihitung, didapatkan jumlah mereka empat puluh ribu. Kemudian kami diam, lalu manusia bertambah, maka dia memerintahkan agar menghitung mereka, dan didapatkan orang-raong yang makan di sisinya sebanyak sepuluh ribu, dan yang lain sebanyak lima puluh ribu. Mereka selalu dalam kondisi seperti itu hingga Allah mengirimkan hujan.

Dan ketika hujan, aku melihat Umar mewakilkan beberapa orang untuk setiap kelompok untuk mengantar mereka pulang ke kampug mereka masing-masing, dan memberikan mereka makanan dan kendaraan unta yang membawa ke kampong mereka. Dan sungguh aku melihat Umar ikut menangani sendiri dalam pemulangan mereka.”

Sumber: Fikih Ekonomi Umar bin Al-Khaththab, Dr. Jaribah bin Ahmad Al-Haritsi, Khalifa, hal. 370.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s